Selasa, 05 Juni 2012

Menanggapi Tulisan Tentang Terapkan "Spiritual Enterpreneur", Absen Karyawan Dilakukan dengan Shalat Dhuha


Menanggapi tulisan tentang diterapkannya “Spiritual Enterpreneur” Absen Karyawan Dilakukan dengan  Shalat Dhuha.

Pertama, saya sangat setuju dengan hal diberlakukanya absensi “masuk kerja” dalam menjalankan usaha tersebut. Terlebih dilakukan dengan cara yang unik dan bernuansakan nilai-nilai Islami.

Sudah sewajarnya, sebagai umat Islam kita harus senantiasa untuk mengingat kepada Yang Kuasa.

Suatu usaha tidak akan sukses jika tidak dibaringi dengan doa’. Oleh karena itu, agar usaha atau bisnis yang dijalankan lancar, maka setiap karyawan maupun owner (pemilik) dibekali dengan siraman horani sebelum melakukan pekerjaan/kegiatannya. 

 Adapun hal mengenai infak, menyisihkan sedikit  gaji karyawannya untuk membantu sesama merupakan hal wajib dicontoh bagi kita semua.Terlebih untuk membantu sesama dan membiasakan agar karyawannya mau bersedekah sebagai kewajiban dari umat muslim.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar