Langkah yang dilakukan untuk mencegah
terjadinya inaccuracy data adalah dengan menggunakan :
a. Data Cleansing yaitu sebuah aktivitas
yang melakukan mendeteksi dan memeriksa data pada database yaitu data-data yang
tidak benar, data yang tidak lengkap, data yang tidak sesuai.
b.Data Quality Audit yaitu melakukan survey
terhadap keseluruhan data, data sampel, mengidentifikasi dan memeriksa
kesalahan data dan melakukan edit database secara rutin.
Sebagai contoh perusahaan biro kredit di US
agar terhindar dari kesalahan solving data error maka membuat suatu
standarisasi yang baik dan mendesain penggunaan data yang modern yang dapat
menghindari solving data error.
2. Selain Bank Indonesia (BI), apakah Indonesia mempunyai biro kredit lainnya ? (kelompok 5)
Sementara ini belum ada, karena Bank
Indonesia merupakan lembaga keuangan tertinggi di indonesia. Seluruh turn over
ataupun perputaran uang semua datanya tercatat ataupun dilaporkan pada Bank
Indonesia (BI).
3. Ruang lingkup apa saja yang menjadi pengawasan dari Biro Kredit ? (kelompok 8)
Yang menjadi ruang lingkup pengawasan Biro
Kredit adalah semua lembaga keuangan yang memberikan kredit terhadap konsumen,
maka perusahaan itu menjadi ruang lingkup pengawasan dari biro kredit.
4. Apakah Baitul Qiradh masuk kedalam ruang lingkup BI ? (kelompok 6)
Termasuk, karena Baitul Qiradh merupakan
sebuah perusahaan jasa lembaga keuangan.
5. Bagaimana jika terjadinya inaccuracy, adakah pihak atau lembaga yang bertanggung jawab ? (kelompok 7)
Jika di US data yang didapatkan oleh bank
diperolah dengan cara membeli data tersebut dari perusahaan-perusahaan
experion, equifax, transunion, perusahaan-perusahaan tersebut merupakan
perusahaan penyedia data mengenai perilaku konsumen terhadap pembayaran
kreditnya, maka apabila salah satu bank membutuhkan data konsumen dalam hal
layak atau tidak layak memberi kredit, maka Bank tersebut dapat memperolah data
konsumen dengan membelinya dari perusahaan-perusahaan penyedia data tersebut.
6. Apakah manfaat database ? (kelompok 9)
a.Mengurangi pengulangan data.
b.Mencapai indenpensi data.
c.Mengambil data dan informasi secara tepat.
d.Meningkatkan keamanan.
7. Bagaimana proses mekanisme manajemen dan IT database ? (kelompok 6)
Melalui analisis kredit seperti nasabah yang
belum pernah sama sekali mengambil kredit. Maka pihak Bank melakukan analisi 5C
terhadap nasabahnya seperti salah satunya menghitung jumlah harta kekayaan,
lalu meminta KTP, NPWP. Apabila nasabah tersebut pernah melakukan kredit maka
pihak bank dapat menggunakan BI checking.